Senin, 14 Maret 2016

kerangka hubungan timbal balik antara manajemen, organisasi dan tata kerja

1. Mananjemen antara Organisasi
Hubungan Timbal Balik antara Manajemen dan Organisasi
– Manajemen adalah proses kegiatan pencapaian tujuan melalui kerjasama antar manusia. Rumusan tersebut mengandung pengertian adanya hubungan timbal balik antara kegiatan dan kerjasama disatu pihak dengan tujuan di pihak lain.
Untuk dapat mencapai tujuan tersebut maka perlu dibentuk suatu organisasi yang pada pokoknya secara fungsional dapat diartikan sebagai sekelompok manusia yang dipersatukan dalam suatu kerjasama yang efisien untuk mencapai tujuan. Sehingga dapat dikatakan bahwa fungsi organisasi adalah sebagai alat dari manajemen untuk mencapai tujuan. Jadi, dalam rangka manajemen maka harus ada organisasi.
– Karena pada proses kegitan tersebut sudah ada organisasi sebagai wadah atau tempat berkumpulnya, jadi kerjasama untuk penyelesaian kegiatan tersebut lebih efektif. Sehingga secara langsung antara manajemen dan organisasi terjadi hubungan timbal balik yang baik karena keduanya saling memerlukan, dengan adanya keduanya sehingga kejasama yang dibangun lebih efekif dalam pencapaian tujuan.
Analisis:
Karena pada proses kegitan tersebut sudah ada organisasi sebagai wadah atau tempat berkumpul, jadi kerjasama untuk penyelesaian kegiatan tersebut lebih efektif. Sehingga secara langsung antara manajemen dan organisasi terjadi hubungan timbal balik yang baik karena keduanya saling memerlukan. Manajemen tidak akan berfungsi jikalau tidak ada sesuatu atau objek yang digerakan salah-satunya organisasi begitupun dengan organisasi akan lebih sulit digunakan jika tidak memiliki penyusunan kerangka pada setiap sektor sehingga menyebabkan tidak ada daya yang ditimbulkan pada organisasi dan juga produktifitasnya, dengan adanya keduanya sehingga kejasama yang dibangun lebih efekif dalam pencapaian tujuan.
Di dalam organisasi pun ada hubungan timbal balik antara kegiatan dan kerjasama, yang dimana suatu kegiatan atau aktivitas jika memiliki kekompakan atau kerjasama yang baik maka suatu organisasi akan lebih efektif dan efisien dalam setiap sektor sehingga terwujudnya suatu tujuan akan lebih cepat.


HUBUNGAN TIMBAL BALIK ANTARA MANAJEMEN,
ORGANISASI, DAN TATA KERJA

A. Pengenalan Terhadap Manajemen, Organisasi dan Tata Kerja
Pengertian manajemen adalah proses kegiatan dan pendayagunaan sumbersumberserta waktu sebagai faktor-faktor yang diperlukan untuk pelaksanaan kegiatan demi tercapainya tujuan.
Istilah organisasi dapat diartikan sebagai : Wadah sekelompok manusia untuk saling bekerja sama
Proses : pengelompokan manusia dalam suatu kerja sama yang efisien
Sedangkan istilah metode tersebut berarti suatu tata kerja yang dapat mencapai tujuan secara efisien.
Pengertian organisasi dan metode secara lengkap adalah :
Rangkaian proses kegiatan yang harus dilakukan untuk meningkatkan kegunaan segala sumber dan faktor yang menentukan bagi berhasilnya proses manajemen terutama dengan memperhatikan fungsi dan dinamika organisasi atau birokrasi dalam rangka mencapai tujuan yang sah ditetapkan.
Sedangkan, tata kerja merupakan cara untuk melaksanakan kegiatan itu dengan benar dan berhasil sesuai dengan sumber-sumber dan waktu yang tersedia guna mencapai tingkat efisiensi yang maksimal.
B. Fungsi Manajemen Organisasi
Manajemen pada hakekatnya merupakan proses kegiatan seorang pimpinan
(manajer) yang harus dilakukan dengan mempergunakan cara-cara pemikiran yang rasional maupun praktis untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan melalui kerja sama dengan orang lain sebagai sumber tenaga kerja tanpa mengabaikan sumber-sumber yang lain dan waktu
yang tersedia dengan cara yang setepat-tepatnya.
Kegiatan manajemen dan aplikasinya dalam organisasi dan metode:
a. Planning (perencanaan)
Merupakan proses kegiatan pemikiran, dugaan dan penentuan prioritas-prioritas yang harus dilakukan secara rasional sebelum melaksanakan tindakan yang sebenarnya.
Planning merupakan kegiatan non fisik (kejiwaan) sebelum melaksanakan
kegiatan fisik dan sangat diperlukan dalam rangka mengarahkan tujuan dan
sasaran organisasi serta tujuan suatu program pembangunan.
Hal yang berkaitan dengan perencanaan dalam organisasi diantaranya dalah
rencana-rencana yang coba disusun oleh pengelola organisasi, seperti rencana kerja atau kegiatan serta anggaran yang diperlukan, teknis pelaksanaannya bisa melalui rapat-rapat, seperti:
• Rapat Kerja (pengurus organisasi) yang membicarakan rencana-rencana kerja pengurus serta kegiatan anggota yang akan dilakukan dengan satu atau lebih target yang akan dicapai.
• Rapat Anggaran, untuk menentukan berapa jumlah anggaran yang diperlukan untuk mendukung kerja organisasi atau untuk suatu event / kegiatan (wujudnya daftar RKA) atau proposal kegiatan.
b. Organizing (pengorganisasian)
Merupakan proses penyusunan pembagian kerja ke dalam unit-unit kerja dan fungsi-fungsinya serta penempatan mengenai orang yang menduduki fungsi -fungsi tersebut secara tepat. Organizing dilakukan demi perencanaan, pelaksanaan dan pembagian kerja yang tepat. Yang harus diperhatikan dalam penempatan orang (staffing) dilakukan secara obyektif.
Dalam hal pengaturan, unsur yang perlu diperhatikan & diwujudkan adalah :
• Struktur Organisasi yang mampu menunjukkan bagaimana hubungan
(relationship) antara organisasi/bagian/seksi yang satu dengan yang lain.
• Job Description yang jelas yang mampu menjelaskan tugas masing-masing
bagian.
• Bentuk Koordinasi antar bagian dalam organisasi (misal. Rapat Koordinasi antar bagian, Rapat Pimpinan antar Organisasi, dll)
• Penataan dan Pendataan Arsip & Inventaris Organisasi harus diatur dan ditata dengan baik administrasi organisasi, seperti surat masuk, surat keluar, laporanlaporan, proposal keluar, data anggota, AD/ART, GBHK, presensi, hasil rapat, inventarisasi yang dimiliki, perangkat yang dipinjam dll.
c. Motivating (pendorongan)
Merupakan proses kegiatan yang harus dilakukan untuk membina dan
mendorong semangat dan kerelaan kerja para pegawai. Motivating mencakup segi-segi perangsang baik yang bersifat rohaniah seperti kenaikan pangkat, pendidikan dan pengembangan karier, pemberian cuti dan sebagainya maupun yang bersifat jasmaniah seperti sistem upah yang menggairahkan pemberian tunjangan, penyediaan fasiliatas yang lengkap dan sebagainya.
d. Accounting (pelaporan)
Pelaporan merupakan unsur wajib yang harus dilakukan untuk menunjukkan sikap & rasa tanggung jawab dari pengurus kepada anggotanya ataupun kepada struktur yang berada diatasnya. Wujud kongkritnya adalah :
• Progress Report (Laporan Pengembangan Kegiatan) atau
• Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) Kegiatan
e. Controlling (pengendalian)
Merupakan rangkaian kegiatan yang harus dilakukan untuk mengadakan
pengawasan, penyempurnaan dan penilaian sehingga dapat mencapai tujuan seperti yang direncanakan. Controlling sangat penting untuk mengetahui sampai di mana pekerjaan sudah dilaksanakan sehingga dapat dilakukan evaluasi, penentuan tindakan korektif ataupun tindak lanjut, sehingga pengembangan dapat ditingkatkan pelaksanaannya.
C. Hubungan Timbal Balik Antara Manajemen, Organisasi dan
Tata Kerja

Tata kerja atau metode adalah satu cara bagaimana (how) agar sumber-sumber dan waktu yang tersedia dan amat diperlukan dapat dimanfaatkan dengan tepat sehingga proses kegiatan manajemen dapat dilaksanakan dengan tepat pula.
Dengan tata kerja yang tepat mengandung arti bahwa proses kegiatan
pencapaian tujuan sudah dilakukan secara ilmiah dan praktis, di samping itu
pemakaian tata kerja yang tepat pada pokoknya ditujukan untuk :
a. Menghindari terjadinya pemborosan di dalam pendayagunaan sumber-sumber daya dan waktu yang tersedia
b. Menghindari kemacetan-kemacetan dan kesimpangsiuran dalam proses
pencapaian tujuan

c. Menjamin adanya pembagian kerja, waktu dan koordinasi yang tepat.
Jadi hubungan antara manajemen, organisasi dan tata kerja dapat dilukiskanseperti di bawah ini.
a. Manajemen : proses kegiatan pencapaian tujuan melalui kerja sama antar
manusia;
b. Organisasi : alat bagi pencapaian tujuan tersebut dan alat bagi
pengelompokkan kerja sama.
c. Tata Kerja : pola cara-cara bagaimana kegiatan dan kerja sama tersebut
harus dilaksanakan sehingga tujuan tercapai secara efisien.
Manajemen, organisasi dan tata kerja ketiganya diarahkan kepada tercapainya tujuan secara efisien.


KLASIFIKASI KEGIATAN-KEGIATAN DALAM ORGANISASI

RUANG LINGKUP ORGANISASI DAN METODE
 A. Sifat dan maksud organisasi dan metode
 Sebelum membahas apa saja yang termasuk dalam ruang lingkup organisasi
 metode, kita akan membahas apa yang menjadi sifat dan maksud organisasi metode.
 Karena ruang lingkup organisasi metode akan menyangkut efisiensi prosedur tata
 cara kerja yang dipakai dalam melaksanakan fungsi fungsi menejemen. Sedangkan
 pengertian organisasi dan metode, antara manajemen , organisasi, dan tata cara
 kerja merupakan satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan, artinya kalau tata cara
 kerjanya sudah efisien maka diharpkan kegiatan pelaksanaan fungsi fungsi
 manajemen dalam organisasi akan berjalan lancar. Jadi dalam hal ini sifat dan
 maksud organisasi metode adalah pelayanan terhadap manajer dan administrasi
 yang berusaha memajukan tata cara kerja yang dipegunakan untuk pencapaian
 efisiensi yang maksimal pada organisasi tersebut.
 B. Pengertian efisien
 Efisien adalah perbandingan terbalik atau rasionalitas antara hasil yang
 diperoleh ata output dengan kegiatan yang dilakukan serta sumber daya dan waktu
 yang akan digunakan.
 Jika dirumuskan :
Efisien = output
input
 Efisien harus diperhatikan benar benar karena merupakan syarat dan tujuan
 pada pelaksanaan kerja, sehingga organisasi dan metode sebagai bantuan secara
 teknis dan praktis dalam melaksanakan fungsi manajemen bisa memanfaatkan
 sumber sumber yang tersedia secara maksimal.
Syarat pencapaian efisien dalam organisasi dan metode adalah :
 1. Pencapaian target haruslah berhasil guna, maksudnya target sesuai dengan
 waktu yang telah di tetapkan, tetapi mutu dari hasil kerja tersebut juga harus
 diperhatikan.
 2. Ekonomis artinya dalam pencapaian effective (berhasil guna) penggunaan
 sumber daya (biaya, tenaga, material, peralatan, dan waktu) digunakan setepat
 tepatnya.
 3. Pelaksanaan kerja bisa dipertanggung jawabkan
 4. Harus benar benar mencerminkan pembagian kerja yang nyata karena adanya
 keterbatasan kemampuan perseorangan
 5. Rasionalitas wewenang dan tanggung jawab, artinya antara wewenang dan
 tanggung jawab yang dibebankan harus seimbang.
 6. Prosedur kerja yang praktis, dapat dikerjakan dan dapat dilaksanakan. Hal ini
 untuk mencerminkan bahwa organisasi dan metode adalah kegiatan yang praktis
 maka targetnya adalah efektif dan ekonomis, pelaksanaan kerja dapat
 dipertanggung jawabkan, serta pelayanan yang memuaskan.
Cara peningkatan efisiensi kerja :
 1. Pelaksanaan fungsi manajemen secara tepat
 2. Pemanfaatan sumber daya ekonomi yang tepat
 3. Pelaksanaan fungsi fungsi organisasi sebagai alat pencapai tujuan yang setepat
 tepatnya.
 4. Pengarahan dan dinamika organisasi dilakukan untuk pengembangan dan
 kemajuan yang berkesinambungan.
 C. Ruang lingkup organisasi dan metode
 Dengan melihat maksud dan sifat organisasi dan metode merupakan
 pelayanan bagi manajer dan addministrasi dalam melaksanakan fungsi manajemen
 maka organisasi dan metode merupakan bantuan teknis dan praktis dalam
 pelaksanaan teori teori organisasi dan manajemen dengan setepat tepatnya.
 Maka dari sifat dan maksud organisasi dan metode dapat dipahami ruang
 lingkupnya adalah hal hal yang menyangkut bidang bidang khusus dari organisasi
 dan manajemen yang detail dan luas scope nya.
Kegiatan kegiatan yang termasuk kedalam scope organisasi dan metode adalah :
 1. Analisis organisasi (organization analysis)
 2. Komunikasi dalam organisasi (communication in the organization)
 3. Tata cara kerja, prosedur kerja dan sistem kerja (work methods, procedure and
 systems)
 4. Pentingnya filing dari segi organisasi dan metode
 5. Pentingnya jangka waktu penyimpanan data dan dokumen (record retention and
 schedule)
 6. Pentingnya formulir dari segi organisasi dan metode
 7. Pendayagunaan mesin kantor (office machine)
 8. Pendayagunaan perabotan dan peralatan kantor (office equipment)
 9. Pentingnya tata ruang kantor dan perencanaan penyusunan ruang kerja (ofiice
 layout and space planning)
 10. Pentingnya penulisan laporan dalam organisasi dan metode
 11. Pentingnya buku pedoman kerja
 12. Pentingnya organisasi dan metode anggaran belanja
 13. Analisis kepegawaian
 14. Pentingnya penyederhanaan kerja
 15. Organisasi unit dalam organisasi dan metode
 16. Kesimpulan akhir (final conclusion)
 Sesuai dengan perinsip perinsip dalam organisasi dan metode maka
 pembahasan dalam bidang bidang tersebut akan dititik beratkan pada pembahasan
 tentang sistem, prosedur dan tata cara kerjanya dalam kaitannya dengan asas
 efisiensi. Oleh karena itu adanya sistem, prosedur dan tata cara kerja yang tepat
 akan memungkinkan pelaksanaan fungsi fungsi manajemen yang dilakukan top
 manajer juga tepat dan efisien dalam pemakaian sumber sumber daya (alam,
 manusia) maupun penggunaan waktu yang tersedia
 
 

Sifat dan Prinsipku

Sifat yang aku miliki Cuek, tapi gak terlalu cuek banget sihhh, enak diajak ngobrol, Becanda, suka menempatkan diri atau bisa dikatakan masuk kesemua ornag (Terbuka). Namun , terkadang juga ada orang yang terlau suka dengan Ketegasan yang kupunya, akan tetapi semua yang aku lakukan demi kebaikan bersama, Baik, tapi gak terlalu baik-baik banget sihhh, yaa biasa ajah lah. Konsisten, karena aku Konsisten lah, Rajin, Penuh semangat jika ingin mencapai yang paling aku miliki. Nah karena aku Kristiani, aku juga rajin keGereja , dan selalu Mengandalkan Tuhan dalam HIDUP ku, dan takut akan Tuhan.

MOTTO : "Jadikanlah Dirimu Berkualitas Dimanapun Kamu Berada"

TERIMA KASIH SEMUA

Doaku

untuk saat ini selama aku melanjutkan pendidikan ku di kota Bekasi, Universitas Gunadarma, aku berharap jurusan yang aku ambil dapat aku kembangkan dan bisa menjadi bekal ku dimasa Depan ku, yaitu : Manajemen Informatika. Awalnya aku pikir aku gak mampu dijurusan ku saat ini, tapi dengan usaha yang kulakukan , belajar, dan beriringan dengan meminta kepada Tuhan, yaitu DOA agar semua berjalan dengan lancar, dan menghasilkan nilai yang maksimal,.

catatan: Mungkin Tuhan mengizinkan kamu mendapat nilai yang terbaik pada awalnya , Akan tetapi jangan lah meremehkan bahwa nilai kamu itu akan selamanya seperti itu, belum tentu nilai yang kamu dapat awalnya bagus dan pada hari kedepan nya akan jatuh dan dimiliki orang lain, akibat kamu telah menganggap tiada yang dapat mengalahkan nilai kamu, Itu salah !!! Namun jika kamu mendapat nilai yang bagus dari awalnya , baiklah kamu terus berusaha aagar nilai yang kamu dapat dari awalnya menjadi bagus sampai kamu selesai pada tahap akhir.

Dan saat ini aku merasakan apa yang aku ketik diatas, Aku ingin sekali mendapat BEASISWA di kampusku, agar aku dapat mengurangi biaya ornag tuaku, Namun aku akan terus berusaha semampuku dan BerDoa agar aku diberikan apa yang aku minta kepada Tuhan.
Aku percaya Tuhan akan mendengarkan DOA ku jika aku terus berusaha dan berjuang semksimal mungkin,bahwa tiada yang tak mungkin bagi Tuhan.
GOD BLESSED ME!!

Kesedihan ku

Kesedihan yang paling pahit kurasakan adalah ketika aku mengecewakan kedua orangtua ku dan juga kakak ku yang selalu berusaha untuk membiayai aku saat aku kuliah dan Puji Tuhan semoga apa yang kuinginkan saat ini semua bisa ku dapatkan dan bisa ku raih, Selalu berDoa juga kepada Tuhan bahwa semua yang terjadi akan indah pada waktunya karena semua telah direncanakan.Amin.
Tuhan beri aku yang terbaik saat aku menajalani kuliah ku agar aku bisa meraih cita-citaku.